Daftar Start Up Yang Tutup Saat Pandemi Covid 19

By | September 8, 2020

Pada saat pandemi covid 19 atau korona ini juga terdampak pada bisnis start up. Ada beberapa start up yang tidak bisa survive saat pandemi ini. Menutup operasional menjadi jalan satu-satunya. Menurut situs Niagahoster, ada 3 model bisnis yang kena dampak. Perhotelan, Retail, dan Pariwisata. Ini juga membuat start up pada bidang itu kalang kabut merubah model bisnis mereka. Seperti contoh Traveloka, yang di beritakan di CNN mengurai karyawan hampir 100 orang. Jadi covid 19 ini memang mengerikan buat start up tersebut.

Daftar Start Up Yang Tutup Selama Pandemi

Inilah Daftar Start Up Yang Tutup Selama Pandemi Covid 19

Airy Rooms Indonesia

Daftar Start up tutup selama pandemi

Airy Rooms Indonesia mengumumkan tutupnya start up mereka pada halaman twitter dan halaman website mereka. Start up ini merupakan start up yang menyediakan layanan perhotelan serta tiket pesawat terbang. Karena industri pariwisara yang melemah di tengah corona, start up ini terkena imbasanya dan memustuskan untuk tutup.

Airy rooms sendiri sudah didirikan sejak tahun 2015 lalu dan telah memiliki jaringan sebesar 2.000 serta total kapasitas lebih dari 30.00 kamar.

Stoqo

Daftar Start Up Tutup Selama Pandemi

Sumber : Stoqo

Start up lain yang tutup di tengah corona adalah Stoqo. Stoqo sediri merupakan start up penyedia bahan baku bisnis kuliner. Co-Founder Stoqo, Aswin Andrinson, mengakui bahwa Stoqo sempat mengalami peningkatan 7 kali lipat pada tahun 2019 tahun lalu serta sudah melayani puluhan ribu pengguna di area Jabodetabek.

Sayangnya, pandemi virus corona membuat pendapatan Stoqo turun drastis sehingga terpaksa harus menutup layanannya. Stoqo sendiri diditikan pada tahun 2017 oleh mantan Associate McKinsey & Co Aswin Andrinson dan mantan Software Development Amazon Angky Wiliam

Eatsy

Daftar start up tutup selama pandemi

Sumber : Tech In Asia Indonesia

Eatsy merupakan startup layanan pemesanan makanan yang berasal dari Singapura. Start up tersebut baru melakukan ekspansinya ke Indonesia pada tahun 2019 lalu. Sangat di sayangkan karena virus corona start up ini terpaksa harus tutup layanan operasional di Indonesia.

Sebelum menutup layanan mereka, Eatsy lebih dulu nonaktifkan kode promosi mereka dan melakukan perbaikan sistem.

Sorabel

Daftar Start Up tutup selama pandemi

Sumber : Sorabel

Kabar mengejutkan juga didapatkan dari Start up Sorabel yang tutup operasional saat pandemi virus corona. Start up yang bergerak di bidang e-commerce yang mengkhususukan fashion ini menghentikan operasionalnya secara efektif sejak juli 2020.

Perusahaan satu ini pun terpaksa gulung tikar dikarenakan dampak pandemi virus corona yang berlangsung sejak awal tahu. Perusahaan digital satu ini juga dengan berat hati untuk melakukan likuisdasi. Yakni pembubaran perusahaan oleh likuidator.

Blanja.com

Telkom dengan sangat cermat merekrut mantan Co-Founder Bukalapak yaitu Fajrin Rasyid  yang menjadi Director Digital Business. Pada saat pandemi virus corona ini ada berita yang lumayan mengejutkan yaitu tutupnya operasional Blanja.com. Perusahaan yang Join Vuture dengan ebay ini harus tutup di tengah pandemi ini. Hal ini memang sudah menjadi penargetan utama tutupnya blanja.com sejak Fajrin Rasyid bergabung.

Baca juga : 2 Start up  Layanan Email Marketing Terbaik Di Indonesia

Start up yang tutup selama pandemi virus covid 19 ini menjadikan pelajaran semua bisnis untuk siap menghadapi gempuran virus ini. Hal ini di uji dari produk-produk mereka. So gimana dengan bisnismu ? Silakan komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *